TRIBUNMANADO.CO.ID - Telah beredar video Ibu-ibu Joget Tik Tok di dalam Masjid, goyangan bergiliran hingga tuai kecaman publik yang menjadi viral di media sosial.
Video berdurasi 14 detik, memperlihatkan tiga orang wanita berjilbab berjoget ala Tiktok di dalam sebuah masjid, Sabtu (15/2/2020). Rekaman video ini pun menjadi viral dan disebarkan di media sosial Facebook. Diunggah pertama sekali oleh akun Sanusi Firdaus pada hari Jumat (14/2/2020), hingga saat ini, video itu sudah ditonton sebanyak 1,2 miliar, dibagikan sebanyak 14.866 kali, dan dibanjiri 21.600 komentar.Dalam video tersebut, terlihat tiga orang wanita yang diperkirakan adalah Ibu-ibu. Mereka memakai pakaian seragam dan berjoget ria di dalam masjid. Ketiganya memakai Jilbab berwarna kuning, baju blouse motif bunga berwarna dasar hitam dan celana hitam. Viral Ibu-ibu tik-tok di dalam Masjid. (Facebook Sanusi Fidaus)Mereka berjoget secara bergantian menuju kamera untuk memainkan aplikasi Tik Tok.Salah satu diantara mereka bahkan berjoget pinggul. Dari video tersebut, tertera ID pemilik akun Tik Tok atas nama @milagrand.
Ilustrasi rapid test virus corona. (Antara) Polisi meringkus pegawai negeri sipil di Tapanuli Selatan berinisial MAP dan rekannya, EWT terkait kasus pemalsuan surat keterangan (suket) hasil rapid test Corona (Covid-19). Dari hasil penyidikan sementara, aksi MAP membuat suket rapid test palsu untuk penumpang kapal tujuan Pulau Nias. ”Sudah ada ratusan lembar rapid test yang sudah dikeluarkan,” kata EWT seperti dikutip dari Medanheadlines.com--jaringan Suara.com, Selasa (30/6/2020). Dia mengaku nekat mengeluarkan ratusan suket palsu rapid test karena terlilit utang. “Saya begini karena ingin melunasi utang, bukan ada maksud lain,” ujarnya. Polisi meringkus pegawai negeri sipil di Tapanuli Selatan berinisial MAP dan rekannya, EWT terkait kasus pemalsuan surat keterangan (suket) hasil rapid test Corona (Covid-19). Dari hasil penyidikan sementara, aksi MAP membuat suket rapid test palsu untuk penumpang kapal tujuan Pulau Nias. ”Sudah ada ratusan lembar rapid test yang sudah dikeluarkan,” ka...
Video penyiksaan terhadap seorang bayi oleh ibu kandungnya sendiri terungkap usai ayahnya mengadukan kasus ini. Ibu Kandung Siksa Bayinya Heboh di Media Sosial, Awalnya Dilapor Sang Ayah WN Austria Ayah bayi yang merupakan kewarganegaraan Austria melapor kepada Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Bali. "Kasus tersebut terungkap setelah bapak kandung yang berasal dari Austria melaporkan kekerasan tersebut ke P2TP2A," kata Ketua Harian P2TP2A Kota Denpasar, Luh Putu Anggreni kepada Tribun Bali di Denpasar, Jumat (28/7/2017). Tersebarnya video penyiksaan bayi oleh ibunya ini pertama diketahui dari media sosial. Dari keterangan pengunggah video dengan akun "Eva Vega", bayi tersebut rencananya diserahkan kembali kepada ibu kandungnya yang sebelumnya sempat melakukan penyiksaan tersebut.Penyerahan didampingi oleh pihak P2TP2A. Lihat videonya: Hanya saja, pihak P2TP2A Provinsi Bali menyatakan bayi masih berada di Yayasan Metta. Tribun ...
Comments
Post a Comment